All About Phone

Aplikasi Ini Katanya Bisa Menghasilkan Uang? 📲

Sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit.

selective focus photography of person holding turned on smartphone
Photo by Lisa Fotios on Pexels.com

Judulnya agak ribet, karena bingung juga mau kasih judul apa. Intinya saya mau kasih tau bahwa mendulang uang itu bisa berbagai cara, dalam kutip yang halal. Merintis usaha di era digital kayak sekarang, susah susah gampang. Jika dijalani dengan tekun, sabar, dan memang sudah jadi rejekinya, modal smartphone bisa menghasilkan uang.

Caranya gimana?

  1. Content Creator/ Youtuber
  2. Influencer
  3. Monetize Blog
  4. Gamers
  5. Online Shop
  6. Usaha PPOB (Payment Point Online Bank)
  7. Pembuat Aplikasi Apps Store/Play Store

Dan sayangnya saya bukan pelaku dari cara tersebut. Yaa… pelaku sih, tapi (belum) menghasilkan hahaha (kasihani saya😂 ) . Saya mau sedikit mengupas aplikasi penyedia jasa PPOB ini. Bukan karena banyak pengalaman memakai, tapi pernah mencoba. Jika memang kurang bener atau ada yang kurang boleh usul nambah.

Usaha PPOB ini, kalau bahasa gampangnya sih penyedia jasa bayar-bayar tagihan. Mungkin dulu kita hanya membayar melalui kantor pos atau bank, kalau yang terjangkau ATM dimana-mana ya lewat ATM. Tapi di era serba canggih ini, layanan PPOB sudah masuk ke pelosok negeri, termasuk wilayah saya di belantara. Membayar apapun, bahkan transfer hanya hitungan menit dalam sentuhan ujung jari di smartphone, meskipun tidak memiliki rekening bank sekalipun!

Penyedia aplikasi layanan PPOP beragam, dari yang gratis hingga yang sistem berbayar member get member.  Semua ada kelebihan dan kekurangan, dan jika kita beruntung kita bisa mendapatkan keuntungan melimpah bahkan reward fantastis dari bonus uang tunai, undian, maupun perjalanan wisata keluar negeri cuma-cuma. Ngebayanginnya enak dan kayaknya gampang ya? Hmmm… faktanya ya tergantung usaha kita dan seberapa keberuntungan kita juga.

Saya termasuk giat mencoba berbagai aplikasi PPOB ini, selain mencari keuntungan juga coba-coba mana yang beneran nyaman digunakan (bagi saya).

  1. TCASH WALLET 

Siapa nggak kenal aplikasi buatan Telkomsel ini, penyedia layanan komunikasi terbesar di Indonesia. Jadi nggak usah khawatir trusted atau enggak. Saya sempat menggunakan aplikasi ini untuk jualan pulsa dan pembayaran. Pembayaran tagihannya lengkap, bisa juga sebagai e-money pembayaran di berbagai merchant (biasanya outlet waralaba alfamart dll, resto atau foodcourt di mall, bahkan SPBU) dengan snap QR atau stiker Tcash. Akun saya sudah verified karena  sudah melengkapi semua data, dan di acc. Akun yang sudah verified ini bisa mendapatkan layanan full service, yaitu bisa transfer ke berbagai rekening bank dengan saldo Tcash yang dimiliki, jadi semacam kita punya ‘bank virtual’ sendiri.

Kelebihan TCASH

  • Harga Dasar pulsa murah sesuai nominalnya. Misal 10.000 harga dasar 10.000. Dan seterusnya
  • Sering ada promo cashback untuk pembayaran di merchant, pembayaran tagihan, kuis di sosial media Tcash.
  • Isi saldo didukung berbagai macam cara dari transfer manual, virtual account, atau di gerai Alfamart
  • Praktis karena moneyless, hanya dengan smartphone bisa melakukan banyak hal, tidak ribet kartu ATM atau uang tunai. Tinggal snap sticker TCASH, atau smartphone yang sudah NFC support, atau scan kode QR (rata-rata semua aplikasi penyedia e-money)

Kekurangan TCASH

  • Hanya bisa membeli pulsa Telkomsel
  • Minimal Pembelian pulsa 10.000 (mungkin karena sekarang jarang orang beli pulsa 5 ribu.😂
  • Tidak Bisa beli pulsa dengan nomor dan nominal yang sama di hari yang sama. KZL. (rata-rata pembelian pulsa berbasis aplikasi begini)
  • Isi saldo ke Tcash sama saja transfer ke Bank Lain, jadi kena biaya admin.
  • Jika sudah nggak mau pake tapi masih ada saldo sedikit, ikhlaskan atau cari cara supaya saldo NOL. Karena nggak bisa dipake untuk apa-apa. 😂

2.  KUDO 

Saya pernah install aplikasi ini sudah lama, jadi nggak update seperti apa yang sekarang. Kayaknya sekarang kudo collabs sama OVO. KUDO ini hampir sama dengan PPOB berbasis aplikasi android lainnya, tapi untuk daftar tidak perlu membayar biaya pendaftaran. Awal-awal bagus, tapi sempat waktu itu saldo isi ulang pulsa dan listrik di pisah, sumpah ribet banget harus top up satu satu, tapi mungkin sekarang sudah enggak.

Fitur di KUDO antara lain

Kelebihan :

  • Selain PPOB, aplikasi ini juga bisa transaksi e-commerce, jadi bisa menawarkan barang yang di jual di KUDO ini, kalau bisa menjual dapat komisi. TAPI, tidak selengkap dan semurah aplikasi marketplace warna ijo, merah, orange sebelah ya. Jadi kalau saya sih nggak worth it download aplikasi ini.
  • Rekruitmen dan top up pengemudi GRAB
  • Komisi sistem member get member dengan kode refferal. 
  • Bisa mendaftar sebagai agen, dengan biaya tertentu jika memenuhi syarat akan mendapat atribut dari KUDO (banner, spanduk, dll)
  • Bisa cetak struk dengan bluetooth printer mini yang support.

Kekurangan :

  • Harga pulsa standar (tidak semurah di Tcash) tapi untuk operator lain non telkomsel banyak promo.
  • Banyak riview negatif tentang saldo KUDO yang berubah menjadi Ovo Cash yang membuat ribet.

3. PAYFAZZ

Awal nya nggak sengaja nemu di iklan atau karena peringkat rating playstore, lalu mencoba pakai. Sangat simpel, tanpa bayar pendaftaran, hanya pakai nomor handphone. Ternyata fiturnya komplit banget, meski belum jadi member tapi bisa kepoin bisa apa aja, nggak kayak  yang lain yang mungkin harus verifikasi dulu atau top up dulu baru bisa tahu isinya. Dulu collabs sama ADIRA Finance, jika kita sudah verified akun bisa cari nasabah yang mau ‘kredit’ di sana, akan dapet komisi lumayan. Tapi sekarang sudah nggak ada, hanya fitur pinjaman di Finance lain yang emang bunga-nya lumayan gede (bagi saya) hehe.

Kelebihan :

  • Fitur pembayaran lengkap dengan pilihan top up yang beragam, dari transfer manual hingga virtual account.
  • Sekarang collabs sama BNI Laku Pandai (sejenis layanan bank tanpa kantor). Jika akun kita sudah verified, bisa punya limit gede dan dapat melakukan transfer ke berbagai rekening bank dengan biaya administrasi murah untuk tujuan rekening BNI (meskipun kita nggak punya rekening BNI), topup Go-Pay & BNI e-money.
  • Ada fitur akun berbayar dengan sistem upgrade premium hingga super premium. Fiturnya sama, hanya mungkin cashback-nya beda dikit. Dan sama saja, punya kode referral yang jika beruntung dapat member banyak yang juga upgrade bonusnya gede, mulai dari smartphone hingga umroh!. Jika ambil paket upgrade yang paling mahal, bonusnya ada kelengkapan usaha (flyer, banner), T-shirt, Sertifikat  & kartu anggota agen, dll.
  • Saldo aman nggak kena iseng, karena ada pin verifikasi kalau bayar transaksi.
  • Bisa cetak struk dengan bluetooth printer mini yang support. Bisa ubah nominal pembayaran di struk (namun bisa membatalkan ke-absah-an bukti transaksi dari merchant seperti PLN)

Kekurangan :

  • Dulu nggak ada target transaksi, sekarang di beri target minimal 5x transaksi perbulan. Jadi kalau dulu mau vacum berbulan-bulan bisa balik lagi pakai, tapi mungkin sekarang kena banned.
  • Nggak bisa ulang transaksi ke nomor yang sama dengan nominal yang sama. (patologi aplikasi gratisan PPOB)
  • Sering crash eh apaan sih bahasanya, pokoknya nggak bisa stay login, jadi sering login mulu kalau mau pake. Dan harus inget terus password.

4. GO JEK

Eh ini aplikasi apaan ya sebenernya, ya menghasilkan uang sih kalau fitur bill nya buat komersil alias jualan, tapi seringnya buat menghabiskan uang. Tapi yaa nggak apa-apa lah di bahas dikit.

Kenal dong Go Jek, aplikasi buatan anak negeri nomor 1 di negeri ini untuk kategori perjalanan. Dengan saingan satu-satunya dari negeri Upin Ipin, yaitu Grab. Emang jadi nggak sehat sih lama-lama, karena masih ‘diatas dan berkuasa’ jadi kayak di monopoli. Dimana jika suatu bisnis dikuasai satu atau dua pelaku, rentan monopoli yang merugikan penggunanya, dalam hal ini penggunanya adalah sang driver. Pernah di bahas di suatu media cetak lokal beberapa waktu lalu.

Diantara banyaknya drama yang menyerang aplikasi ojek online, tapi banyak manfaatnya juga sih. Mungkin untuk di daerah, nggak berasa karena promo banyakan dari merchant brand gede yang hidupnya di kota. Tapi ya adalah yang umum bisa dipakai semua, untuk promo produk online. Karena pembandingnya layanan tagihan, dari Go Jek ya standar bills personal, seperti pulsa, listrik, BPJS, PDAM, PGN, multfinane (walau hanya 3 biji).

Kelebihan :

  • Kalau kita sering menggunakan saldo GOPay, lumayan sekalian saldonya bisa muter buat apa saja dalam satu aplikasi nggak perlu aplikasi PPOB tambahan lainnya.
  • Sering transaksi otomatis poin semakin banyak.
  • Cashback Go Bills lumayan banyak, up to 50%. Lumayan bisa buat jalan lagi saldonya. hehe
  • Saldo bisa buat bayar jajan juga yang dukung QR Go Pay

Kekurangan :

  • Pendapatan dari Bills bisa jadi jauh lebih sedikit dari pengeluaran GO lainnya.
  • Pembelian pulsa seluler nggak bisa receh, minimal 25 ribu
  • Fitur komplit berlimpah, bahkan muncul GO lainnya seperti Go News, Go Deal, dll bikin aplikasi makin lebar ukurannya dan kerja smartphone makin extra. hehe

Sekian pembahasan yang mungkin tidak menambah pengetahuan karena pengetahuan mimin tak lebih banyak dari pengetahuan netijen. Riview di atas adalah berdasarkan pengalaman pribadi, bukan hasil copy paste artikel temen. Correct Me If I Wrong. Banyak salah-salah kata, istilah, dan lain-lain mohon di maafkan.

Terimakasih. Salam Biru.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.