30 Day Chalenge

Makan Di Mana? ^o^

MAKAN DIMANA_

“You are what you eat.”

Hidup di hutan bingung sih mau kasih tau tempat makan favorit. haha… Tapi yasudahlah, karena tema pengganti challenge nya aku bingung juga 😅. Saya bukan tipe ‘harus’ makan di tempat favorit atau hits, faktanya saya belum pernah makan di tempat rekomendasi akun-akun berita lokal. Selain karena tempat  saya jauh, saya adalah cah kerjo yang jarang pergi sekedar icip-icip makanan enak. #kasiansekaliya😜.

  1. Twin Brother Ice Cream & Waffle

twin

Cuaca musim hujan mungkin salah kostum kali ya riview es krim, hihi.. tapi karena emang minim referensi makanan dan nggak tau tempat lain sih. Di map petunjuknya di utara jalan, padahal aslinya di selatan jalan, di barisan sebelah timur Pamela Swalayan kalo nggak salah. Menu nya sih biasa macem-macem olahan es krim, smoothies, sama apalagi ya lupa. wkwk… harganya biasa lah, untuk kantong pelajar. Waktu itu saya rakus, pesen cup eskrim dan smoothies, ternyata perutku nggak muat karena Kin (anak saya) saat itu nggak begitu doyan. 😂. Tempatnya asik, ada 2 lantai, yang atas dekorasinya lumayan bagus buat spot foto. Dan emang ada sudut ruangan di setting buat foto. Dari segi lokasi termasuk berada di jalur lalu lintas cepat, parkirnya cukup memadai untuk mobil ataupun motor. Twin Brother ada  cabang satu  lagi di Jl.Sumarwi tapi saya belum kesana.😊

2. Mie Ayam-Bakso

Mie ayam bakso adalah kuliner standard jajanan warga di kampung. Karena lidah saya setelan rasanya adalah auto mie ayam daerah sini, jadi kalau sudah di luar daerah, rasanya aneh. Nggak terlalu sering nyoba kuliner ini juga sih. Meskipun saya bukan cleanfreak banget tapi kalau dari luar udah nggak ‘klik’ mampir, saya nggak tertarik mampir meski sudah laper. Variasi mie ayam ini tentu sudah banyak dan berkembang, dan kata orang juga beda-beda, banyak yang bilang warung A enak, tapi saya nggak suka. hehe.. Tempat makan mie ayam bakso lumayan enak, yaitu di Mie Ayam Sor Talok Pak Marimin. Dari namanya mungkin sudah ketebak, lokasinya di bawah pohon talok  (cherry-nya ndeso wkwkw). Lokasinya di depan Gedung Serbaguna Siyono, di sudut jalan raya. Tempatnya biasa, tapi kayaknya tak pernah sepi dari pengunjung. Menunya standar warung makan mie ayam bakso, hanya saja ada tambahan bakso goreng disetiap meja makan. Sayangnya saya nggak pernah fotoin makanan kalau makan mie ayam. hehe… Tempat parkirnya menurut saya pas-pasan, jadi kalau untuk mobil banyak mungkin nyebrang nebeng parkir di halaman gedung kali ya. hehehe

miayam

3. Ayam Geprek Sa’i

Nama warung makan Ayam Geprek Sa’i ini kayaknya banyak cabang di Yogyakarta atau mungkin di Jawa, dan saya merasa tempat makan ini recomended. Selain tempatnya lumayan bersih, konsep tempat makan ini syar’i bagi seorang muslim. Menu makanannya lengkap, mulai dari ayam geprek, ayam crispy, mie goreng, jamur, dll. Harganya standar, dan lebih hemat lagi kalau makan di tempat, ada beberapa paket makan hemat dan minum. Lokasinya strategis, di pinggir jalan raya depan Gereja Kanisius. Ada fasilitas toilet, wifi, colokan listrik buat sekedar charger gadget dan tempat sholat. Tempat parkirnya terbatas pada halaman tempat makan saja, untuk mobil mungkin hanya dapat parkir di pinggir jalan raya.

4. Soto Daging-Ayam

Mau ngetik nomor 4 sudah agak blank, karena bingung apalagi. Tapi coba-coba ingat, mungkin menu soto daging-ayam cukup sebagai penghilang lapar. Biasanya kalau sudah mentok mau apa, pilihan soto paling simpel karena bisa dimakan anak-anak juga kalau saya lagi pergi sama Kin. Ada warug soto yang lumayan jadi tempat mampir, Bakso Marem Pak Man, nama warungnya sebenarnya warung bakso, tapi menu soto dagingnya komplit. Ada menu warteg nya juga, nasi lauk. Lokasinya strategis di tengah kota, Jl. Sumarwi sebelum Indomaret. Sayangnya tempat parkirnya hanya memakai bahu jalan,  jadi relakan kendaraannya kepanasan.

soto

5. Wisata Kuliner Taman Kota

Sudah blank mau nulis apa, jadi saya nulis terakhirnya keroyokan sajalah. hee… Wisata kuliner ini ada di seberang taman kota, areanya luas dengan berbagai pilihan lapak penjual. Kalau kesini biasanya saya hanya jajan bakso bakar (jajanan yang termasuk lagi hits di tempat saya, karena dikit-dikit penjual bakso bakar lewat). Bagi yang nggak suka makan makanan dibakar dengan arang mengepul-ngepul dan menghitung berapa kandungan zat berbahaya dari makanan dibakar begini mungkin bisa skip. Haa….Sekarang penjual bakso bakar di kampung kuliner ini sudah ditempatkan di satu area khusus bakso bakar, tinggal pilih mau yang mana. Sejauh mata memandang isinya gerobak bakso bakar. 😜

Mungkin hanya itu tempat makan/warung favorit. Saya lidah lokal jadi nggak ada menu internesienel harap maklum ya..🤣

Salam Biru

c98fa-mega

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.