Sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit.

selective focus photography of person holding turned on smartphone
Photo by Lisa Fotios on Pexels.com

Judulnya agak ribet, karena bingung juga mau kasih judul apa. Intinya saya mau kasih tau bahwa mendulang uang itu bisa berbagai cara, dalam kutip yang halal. Merintis usaha di era digital kayak sekarang, susah susah gampang. Jika dijalani dengan tekun, sabar, dan memang sudah jadi rejekinya, modal smartphone bisa menghasilkan uang.

Caranya gimana?

  1. Content Creator/ Youtuber
  2. Influencer
  3. Monetize Blog
  4. Gamers
  5. Online Shop
  6. Usaha PPOB (Payment Point Online Bank)
  7. Pembuat Aplikasi Apps Store/Play Store

Dan sayangnya saya bukan pelaku dari cara tersebut. Yaa… pelaku sih, tapi (belum) menghasilkan hahaha (kasihani saya😂 ) . Saya mau sedikit mengupas aplikasi penyedia jasa PPOB ini. Bukan karena banyak pengalaman memakai, tapi pernah mencoba. Jika memang kurang bener atau ada yang kurang boleh usul nambah.

Usaha PPOB ini, kalau bahasa gampangnya sih penyedia jasa bayar-bayar tagihan. Mungkin dulu kita hanya membayar melalui kantor pos atau bank, kalau yang terjangkau ATM dimana-mana ya lewat ATM. Tapi di era serba canggih ini, layanan PPOB sudah masuk ke pelosok negeri, termasuk wilayah saya di belantara. Membayar apapun, bahkan transfer hanya hitungan menit dalam sentuhan ujung jari di smartphone, meskipun tidak memiliki rekening bank sekalipun!

Penyedia aplikasi layanan PPOP beragam, dari yang gratis hingga yang sistem berbayar member get member.  Semua ada kelebihan dan kekurangan, dan jika kita beruntung kita bisa mendapatkan keuntungan melimpah bahkan reward fantastis dari bonus uang tunai, undian, maupun perjalanan wisata keluar negeri cuma-cuma. Ngebayanginnya enak dan kayaknya gampang ya? Hmmm… faktanya ya tergantung usaha kita dan seberapa keberuntungan kita juga.

Saya termasuk giat mencoba berbagai aplikasi PPOB ini, selain mencari keuntungan juga coba-coba mana yang beneran nyaman digunakan (bagi saya).

  1. TCASH WALLET 

Siapa nggak kenal aplikasi buatan Telkomsel ini, penyedia layanan komunikasi terbesar di Indonesia. Jadi nggak usah khawatir trusted atau enggak. Saya sempat menggunakan aplikasi ini untuk jualan pulsa dan pembayaran. Pembayaran tagihannya lengkap, bisa juga sebagai e-money pembayaran di berbagai merchant (biasanya outlet waralaba alfamart dll, resto atau foodcourt di mall, bahkan SPBU) dengan snap QR atau stiker Tcash. Akun saya sudah verified karena  sudah melengkapi semua data, dan di acc. Akun yang sudah verified ini bisa mendapatkan layanan full service, yaitu bisa transfer ke berbagai rekening bank dengan saldo Tcash yang dimiliki, jadi semacam kita punya ‘bank virtual’ sendiri.

Kelebihan TCASH

  • Harga Dasar pulsa murah sesuai nominalnya. Misal 10.000 harga dasar 10.000. Dan seterusnya
  • Sering ada promo cashback untuk pembayaran di merchant, pembayaran tagihan, kuis di sosial media Tcash.
  • Isi saldo didukung berbagai macam cara dari transfer manual, virtual account, atau di gerai Alfamart
  • Praktis karena moneyless, hanya dengan smartphone bisa melakukan banyak hal, tidak ribet kartu ATM atau uang tunai. Tinggal snap sticker TCASH, atau smartphone yang sudah NFC support, atau scan kode QR (rata-rata semua aplikasi penyedia e-money)

Kekurangan TCASH

  • Hanya bisa membeli pulsa Telkomsel
  • Minimal Pembelian pulsa 10.000 (mungkin karena sekarang jarang orang beli pulsa 5 ribu.😂
  • Tidak Bisa beli pulsa dengan nomor dan nominal yang sama di hari yang sama. KZL. (rata-rata pembelian pulsa berbasis aplikasi begini)
  • Isi saldo ke Tcash sama saja transfer ke Bank Lain, jadi kena biaya admin.
  • Jika sudah nggak mau pake tapi masih ada saldo sedikit, ikhlaskan atau cari cara supaya saldo NOL. Karena nggak bisa dipake untuk apa-apa. 😂

2.  KUDO 

Saya pernah install aplikasi ini sudah lama, jadi nggak update seperti apa yang sekarang. Kayaknya sekarang kudo collabs sama OVO. KUDO ini hampir sama dengan PPOB berbasis aplikasi android lainnya, tapi untuk daftar tidak perlu membayar biaya pendaftaran. Awal-awal bagus, tapi sempat waktu itu saldo isi ulang pulsa dan listrik di pisah, sumpah ribet banget harus top up satu satu, tapi mungkin sekarang sudah enggak.

Fitur di KUDO antara lain

Kelebihan :

  • Selain PPOB, aplikasi ini juga bisa transaksi e-commerce, jadi bisa menawarkan barang yang di jual di KUDO ini, kalau bisa menjual dapat komisi. TAPI, tidak selengkap dan semurah aplikasi marketplace warna ijo, merah, orange sebelah ya. Jadi kalau saya sih nggak worth it download aplikasi ini.
  • Rekruitmen dan top up pengemudi GRAB
  • Komisi sistem member get member dengan kode refferal. 
  • Bisa mendaftar sebagai agen, dengan biaya tertentu jika memenuhi syarat akan mendapat atribut dari KUDO (banner, spanduk, dll)
  • Bisa cetak struk dengan bluetooth printer mini yang support.

Kekurangan :

  • Harga pulsa standar (tidak semurah di Tcash) tapi untuk operator lain non telkomsel banyak promo.
  • Banyak riview negatif tentang saldo KUDO yang berubah menjadi Ovo Cash yang membuat ribet.

3. PAYFAZZ

Awal nya nggak sengaja nemu di iklan atau karena peringkat rating playstore, lalu mencoba pakai. Sangat simpel, tanpa bayar pendaftaran, hanya pakai nomor handphone. Ternyata fiturnya komplit banget, meski belum jadi member tapi bisa kepoin bisa apa aja, nggak kayak  yang lain yang mungkin harus verifikasi dulu atau top up dulu baru bisa tahu isinya. Dulu collabs sama ADIRA Finance, jika kita sudah verified akun bisa cari nasabah yang mau ‘kredit’ di sana, akan dapet komisi lumayan. Tapi sekarang sudah nggak ada, hanya fitur pinjaman di Finance lain yang emang bunga-nya lumayan gede (bagi saya) hehe.

Kelebihan :

  • Fitur pembayaran lengkap dengan pilihan top up yang beragam, dari transfer manual hingga virtual account.
  • Sekarang collabs sama BNI Laku Pandai (sejenis layanan bank tanpa kantor). Jika akun kita sudah verified, bisa punya limit gede dan dapat melakukan transfer ke berbagai rekening bank dengan biaya administrasi murah untuk tujuan rekening BNI (meskipun kita nggak punya rekening BNI), topup Go-Pay & BNI e-money.
  • Ada fitur akun berbayar dengan sistem upgrade premium hingga super premium. Fiturnya sama, hanya mungkin cashback-nya beda dikit. Dan sama saja, punya kode referral yang jika beruntung dapat member banyak yang juga upgrade bonusnya gede, mulai dari smartphone hingga umroh!. Jika ambil paket upgrade yang paling mahal, bonusnya ada kelengkapan usaha (flyer, banner), T-shirt, Sertifikat  & kartu anggota agen, dll.
  • Saldo aman nggak kena iseng, karena ada pin verifikasi kalau bayar transaksi.
  • Bisa cetak struk dengan bluetooth printer mini yang support. Bisa ubah nominal pembayaran di struk (namun bisa membatalkan ke-absah-an bukti transaksi dari merchant seperti PLN)

Kekurangan :

  • Dulu nggak ada target transaksi, sekarang di beri target minimal 5x transaksi perbulan. Jadi kalau dulu mau vacum berbulan-bulan bisa balik lagi pakai, tapi mungkin sekarang kena banned.
  • Nggak bisa ulang transaksi ke nomor yang sama dengan nominal yang sama. (patologi aplikasi gratisan PPOB)
  • Sering crash eh apaan sih bahasanya, pokoknya nggak bisa stay login, jadi sering login mulu kalau mau pake. Dan harus inget terus password.

4. GO JEK

Eh ini aplikasi apaan ya sebenernya, ya menghasilkan uang sih kalau fitur bill nya buat komersil alias jualan, tapi seringnya buat menghabiskan uang. Tapi yaa nggak apa-apa lah di bahas dikit.

Kenal dong Go Jek, aplikasi buatan anak negeri nomor 1 di negeri ini untuk kategori perjalanan. Dengan saingan satu-satunya dari negeri Upin Ipin, yaitu Grab. Emang jadi nggak sehat sih lama-lama, karena masih ‘diatas dan berkuasa’ jadi kayak di monopoli. Dimana jika suatu bisnis dikuasai satu atau dua pelaku, rentan monopoli yang merugikan penggunanya, dalam hal ini penggunanya adalah sang driver. Pernah di bahas di suatu media cetak lokal beberapa waktu lalu.

Diantara banyaknya drama yang menyerang aplikasi ojek online, tapi banyak manfaatnya juga sih. Mungkin untuk di daerah, nggak berasa karena promo banyakan dari merchant brand gede yang hidupnya di kota. Tapi ya adalah yang umum bisa dipakai semua, untuk promo produk online. Karena pembandingnya layanan tagihan, dari Go Jek ya standar bills personal, seperti pulsa, listrik, BPJS, PDAM, PGN, multfinane (walau hanya 3 biji).

Kelebihan :

  • Kalau kita sering menggunakan saldo GOPay, lumayan sekalian saldonya bisa muter buat apa saja dalam satu aplikasi nggak perlu aplikasi PPOB tambahan lainnya.
  • Sering transaksi otomatis poin semakin banyak.
  • Cashback Go Bills lumayan banyak, up to 50%. Lumayan bisa buat jalan lagi saldonya. hehe
  • Saldo bisa buat bayar jajan juga yang dukung QR Go Pay

Kekurangan :

  • Pendapatan dari Bills bisa jadi jauh lebih sedikit dari pengeluaran GO lainnya.
  • Pembelian pulsa seluler nggak bisa receh, minimal 25 ribu
  • Fitur komplit berlimpah, bahkan muncul GO lainnya seperti Go News, Go Deal, dll bikin aplikasi makin lebar ukurannya dan kerja smartphone makin extra. hehe

Sekian pembahasan yang mungkin tidak menambah pengetahuan karena pengetahuan mimin tak lebih banyak dari pengetahuan netijen. Riview di atas adalah berdasarkan pengalaman pribadi, bukan hasil copy paste artikel temen. Correct Me If I Wrong. Banyak salah-salah kata, istilah, dan lain-lain mohon di maafkan.

Terimakasih. Salam Biru.

Aplikasi Ini Katanya Bisa Menghasilkan Uang? 📲

Posted in Self Talk

RELATION(SHIT)

“Mencari pasangan itu mudah, tetapi mencari pendamping itu sulit”

Kayaknya sama saja ya? tapi bagi saya maknanya beda, pasangan itu ya sekedar oke saya menemukan pasangan yang saya suka padanya, dia suka pada saya juga. Simpel. Tapi bisakah dia sudah bisa mendampingi dalam berbagai hal tidak sekedar mendampingi kalo pergi kondangan atau mengantar kemana? hmm… tapi apakah kita bisa bener mendapatkan pasangan sekaligus pendamping kayak gitu? kalau itu penilaian masing-masing pribadi sih… wkwkw Yang penting kita juga memantaskan diri, bahwa kita juga bukan sekedar pasangan, tapi juga pendamping dan itu nggak instan langsung terbentuk jadi couple goals, melainkan dengan proses panjang bahkan bisa jadi penuh drama karena menyesuaikan diri satu sama lain itu SANGAT TIDAK MUDAH.

Kenapa judulnya Relation(shit) yang biasanya kita denger sebagai plesetan dari Relationship, yaitu sebuah hubungan. Yaa… meski diriku sudah menikah, tapi melihat kegalauan para jomblo yang sering ku lihat, jadi pengen nulis (walaupun tidak menyelesaikan masalah mereka juga sih) hehe. Tapi perlu digarisbawahi, aku melihat relationship ini dari sudut pandang normal, bahwa aku auto paham kalau berpasangan itu lawan jenis ya, laki-laki dan perempuan. Jadi kalau aku dianggap gak toleransi HAM yang mungkin jadi alasan orang boleh menyetujui hubungan sesama jenis, maafkanku tapi aku tak setuju dan juga tidak mau berkomentar panjang lebar. Peace ✌

Kalau ngomongin sebuah hubungan kita dengan seseorang, di jaman old sih mungkin lebih ‘agak’ enakan ketimbang jaman now. Karena kalau dulu (tebak aja umurku berapa wkwkkw), nggak kayak sekarang yang serba sosmed, belum lagi penambahan kemajuan istilah di bidang sosial percintaan dimulai dari TTM,PHP, BAPERAN, PELAKOR, dll yang seolah-olah sulit banget mencari orang yang bener-bener tulus.

Iya, perubahan-perubahan yang ada di jaman sekarang dan jaman dulu serasa bisa mempengaruhi stabilitas hubungan seseorang. Ya emang nggak selalu bisa berpengaruh, karena semua kembali kepada kepribadian masing-masing. Kenapa? Sekarang godaan dan tantangan semakin berat. Jika tidak bisa menyesuaikan diri dengan kencangnya kecanggihan teknologi komunikasi, kesetiaan atau bahkan keimanan seseorang bisa goyah. Sering dengar ada cewe yang spam status patah hati di sosmed gara-gara pacarnya berpaling dengan cewe lain yang HANYA dia kenal di dunia maya. Apa terdengar seperti lelucon? Pernah lihat akun-akun rumpi menyebar drama kisah-kisah pasangan dan mengecam wanita penggoda yang sekarang santer disebut Pelakor? Ketika saya pernah tidak sengaja melihat postingan semacam itu saya hanya bisa berpikir “kok bisa sih?kok tega?kok ada?” Sambil terus ngebatin “naudzubilahimindzalik“.

Saya nggak tahu isi tulisan ini ngawur atau tidak, tapi inilah fenomena sosial saat ini. Ketika ada akun IG menyuarakan Indonesia Tanpa Pacaran, saya terus mikir, “100jutaan orang lho, dakwahi seumat masjid di kampung aja entah nyampe entah enggak”. Pacaran atau enggak setiap agama kan pandangannya beda-beda. Dan saya juga tidak mau detail berpendapat soal dalil. Tapi setelah saya hampir menginjak kepala 3 dan mengalami pengalaman pernah muda, saya baru mengerti kenapa orangtua selalu ceramah soal pergaulan begini begini ya baru sekarang. Ketika saya muda dan diberi wejangan semacam itu ya, saya setengah iya setengah menolak “kenapa sih, nggak apa-apa juga kali”. Setelah ngerti ya akan balik ngomong ke diri sendiri “bener juga kata xxxx dulu. Nyari pacar atau pengen punya pacar juga akhirnya nggak faedah amat. Banyak ribetnya iya “. Itu pendapat saya. Mungkin definisi menjalin hubungan dengan seseorang hampir sama lah dengan yang di buku kisah cinta dokter yang viral itu, nggak usah pacaran kalau cuma buat main-main, cari ya buat serius dan dinikahi. 😄

Jadi, buat yang masih muda atau pun nggak merasa muda, dan sedang patah hati tapi berlama-lama sedih merana hanya gara-gara putus cinta, kayaknya mesti buka mata lebar-lebar. Dunia ini nggak sekedar ngurusin dia yang nggak peka atau penghianat, tapi masa muda (single) jadikan sebagai kesempatan terbaik buat berkarya apa saja, menggali potensi diri, bekerja atau sekolah yang bener. Berjodoh dengan jodoh di usia berapapun tidak usah jadi ‘judul’ renungan. Lakukan saja yang terbaik, pasti kebaikan juga akan mengiringi. Saya bisa berpendapat begitu karena dulu saya mungkin kurang memanfaatkan masa muda. Jadi ketika saya sudah berkeluarga dan punya kesibukan baru, ada hal-hal terlewat yang mungkin belum kesampaian. 😊

Salam Biru

20181219_094916_00007138502353809845530.png

“Menghitung hari…detik demi detik. Masa kunanti akankah ada. Jelang cerita, kasih yang panjang, menghitung hari…”

Sedikit bayangkan suara saya yang kemriyes seperti KD, 11 12 lah. 😜 . Ketika anda melihat barisan postingan saya seperti redaksi blogger beneran, mungkin bertanya-tanya, ini nulis apa nyampah. hee.. terserah.

Ini adalah lastday challenge 30 hari menulis di https://bloggerperempuan.co.id/ . Tantangan luar biasa bagi saya sebagai setengah manusia setengah blogger. Terimakasih tim BPN yang bikin challenge kayak gini yang menjadikan saya semakin semangat menulis dan produktif daripada scroll berita gosip.😁

Kalau dibilang ikutan challenge, tapi nyatanya saya sering ketinggalan. Jadi ini sebagai latihan saya kalau memang jadi blogger beneran. Target mendatang, saya nggak muluk-muluk, bisa rutin paling nggak seminggu sekali bikin post mungkin sudah capaian yang bagus bagi saya. Karena kegiatan menulis adalah kegiatan yang cukup mewah bagi saya selain tidur siang. Menulis artinya menyempatkan waktu untuk mencurahkan apa yang ada di pikiran menjadi barisan huruf yang ‘bisa’ dibaca. Meski sudah seringkali saya ulangi, kemampuan saya menulis masih sangat terbatas. Saya bisa 10 kali edit ketika membaca ulang draft  saya. Jika saya sedang memiliki tampungan kalimat yang banyak untuk saya ketik, saya akan lancar jaya mengetikkan sesuatu yang saya bisa ketik. Tapi ketika saya baca ulang, tulisan saya masih saja aneh. Apalagi jika pas sulit menulis, saya hanya bisa memandangi layar dengan tatapan zonk mau nulis apa.

Saya seorang pekerja tetap, dalam arti bukan kontrak yang mungkin membayangkan bagaimana nasib saya kapan kontrak berhenti. Puji syukur Alhamdulillah, rejeki saya mungkin disini sampai usia pensiun kelak. Keinginan memiliki usaha sampingan selalu ada, bukan karena rakus kurang gaji (walau gaji emang nggak seberapa), tapi manusia diciptakan sebagai makhluk yang selalu tidak puas. Namun saya memaknai tidak puas saya sebagai manusia adalah, akan melakukan apa saja jika memang itu peluang.

Menjadi pekerja bukan sesuatu yang membanggakan, karena siapa saja bisa jadi pekerja. Tapi sekecil apapun bisnis kita, kita adalah owner dan bebas ingin berkarya seperti apa. Maju atau mundur bisnis kita, kita yang menentukan. Sayangnya saya bukan pe-bisnis, jadi ya tetap saja pekerja. haha. Saya menganggap blogger sebagai dunia baru saya selain soal dunia bos dan pekerja.

Harapan-harapan simpel dalam blogging kira-kira :

  • Bisa rutin posting, 1 minggu sekali
  • Bisa menulis dengan kualitas yang lebih baik
  • Bisa memenangkan suatu lomba menulis 😜 (Juri mana yang mau memenangkan konten blog seperti ini)
  • Dapat kesempatan travelling yang bisa jadi bahan nge-blog
  • Punya 1000 pengikut , eh kebanyakan ya? 100 saja dulu lah. ✌

Itulah 5 target blogging tahun depan, gampil kan? 😝

Salam Biru

Target Blogging 2019💻

Screentime kalau lagi jenuh mungkin akumulasi nya bisa ngeri alias berjam-jam, tapi kalau pas padat acara atau sibuk ya, bisa seharian nggak buka handphone. Kalau screentime kerja sih, hampir 4 sampai 5 jam setiap hari, karena kerjanya melotot in angka dilayar, bukan di buku, harap maklum jaman digital mungkin menulis manual dibuku sudah jaraaaang.

Nggak bisa dipungkiri ya, jaman digital semua jadi berbasis komputer, dari perbankan, perdagangan, perpajakan semua dengan data komputer. Minusnya adalah kalau komputer bermasalah, jadi kacau. Karena data apa-apa di komputer. Saya bersyukur di era seperti ini, serba mudah dan praktis, saya nggak tau jaman dulu kerjaan yang membutuhkan data banyak dan ribet, cara kerjanya gimana ya, manual ngitungnya, manual mengurutkan datanya, haduh..saya kenapa pusing sendiri ya membayangkan masa lalu. #ehmalahadamasalalu eaaa

Kalau pas free, longgar bisa klik sana sini, mungkin situs dikunjungi ya standar manusia lainnya, buka http://www.instagram.com hehehe..

Situs yang sering di KLIK antara lain :

  1. 💻 www.jalantikus.com. situs ini berisi informasi dunia IT, misal tips-tips di handphone, tips aplikasi terbaik, cara membuat apa atau menghapus apa dan lain-lain. Situs ini lengkap karena kontributornya netizen juga yang punya materi bisa ditulis, kalau di terbitkan bisa dapet duit!
  2. 💻 www.joox.com tau dong situs apa, ya buat play musik streaming. Males download lagu-lagu ya play aja via internet, praktis.
  3. 💻 http://www.wordpress.com ini tempat saya berperang melawan hawa nafsu melihat aplikasi shopping. Dulu pake blogspot, tapi sekarang nyoba wordpress dulu, terlanjur disini sih. hehe
  4. 💻 www. instagram.com situs atau aplikasi nomer 1 di jagat sosmed yang telah mengalahkan pendahulunya, Facebook. Ya terserah apa kata orang, tapi saya adalah pemirsa IG. Walau saya jarang upload, tapi saya sering stalking story orang. hehe
  5. 💻 www. bloggerperempuannetwork.net sebelum kenal BPN, mungkin sekedar browsing gambar-gambar lucu atau ngapain tapi setelah tau ada web ini ya, buka-buka kepo blogger lain gimana sih kontennya, cara menulisnya, tema apa. Yaa walau nggak sering tapi, pernah lah buka klik klik sana sini.

Itu dia website yang suka saya kunjungi kalau lagi selow…, kalian suka web apa? drakor apa game online?

Salam Biru

Sering KLIK kemana?💻

20181219_102208_00002446629297699365950.png

Dulu pernah saya bikin highlight di IG tempat belanja online trusted, dari berbagai jenis barang (kecuali makeup) hehe. Orang mungkin akan jarang follow saya karena tidak ada kategori makeup nya, ya gimana lagi saya nggak bisa menjelaskan apa-apa tentang makeup. 😝

Di era serba telepon, SMS, sampe chatting kayak gini saya sempat membayangkan sekarang kantor pos kerja ngapain ya, kasian bener. Dulu tempat itu rame orang-orang aktif mengirim surat, mengirim atau menerima uang. Eh… ternyata, sekarang alih kerjaan, bukan kirim surat tapi kirim paket barang. Bukan satu dua, tapi puluhan bahkan ratusan, lebih! #ehjadiiklan.

Tugas penerima jasa kirim barang seperti kantor pos, JNE, dll super sibuk. Apalagi moment lebaran bisa overload karena orang-orang ngabisin duit THR dengan belanja online. Ditambah lagi ada promo HARBOLNAS (Hari Belanja Online Nasional) yang biasanya di tanggal dobel seperti 11 11 atau 12 12 yang bikin heboh iklan di TV. Jual beli online jadi perhatian banyak kalangan, dari yang sukses mendadak dari jualan online, sampe yang gemar tipu-tipu ikut-ikutan berpartisipasi di jual beli online.

Yang dihutan seperti tarzan, buaya, dan saya tentu nggak mau kalah, saya juga termasuk pejuang diskon situs belanja online. Saya mah santai kalau dikatain kelas ekonomi bawah tapi belagu ikutan KBS (klik bayar sampai). 😍 Di kampung orang-orang sudah nggak lagi saklek beli di pasar, sudah tahu belanja online gaes. hee

Saya kenal belanja online sejak tahun 2011 kalau nggak salah. Dulu masih lewat akun-akun facebook atau twitter. Tapi ya mesti pinter-pinter milih akun, karena sejak ada facebook, banyak penipuan mulai dari anak dibawa kabur kenalan facebook sampai tipu-tipu jual beli via facebook.

Dari banyaknya situs berkeliaran di internet, (uang) saya tidak kenal banyak situs belanja online, kan belinya juga kalau ada uang aja nggak sering. hee Beberapa yang boleh kamu coba :

  1. 🛒 https://shopee.co.id/ saya termasuk shopeeholic. Karena dulu pas lahiran jarang bisa pergi kemana-mana saya mengandalkan belanja online untuk beli keperluan anak. Dulu bisa dibilang sering, sampe kurirnya hafal alamat pengiriman si tukang belanja online adalah saya dan sepupu saya, tapi saya nggak separah dia, karena dia bisa beli HP lewat online. 😜Shopee termasuk situs belanja apa marketplace ya, soalnya kalau beli di shopee juga mesti pilih-pilih seller yang bagus dan terpercaya. Terpercaya barangnya bagus sesuai harga. Saya lihat shopee nggak sengaja di iklan apps, dan belum se-heboh sekarang. Dulu subsidi  ongkirnya masih 80rb dengan minimal belanja hanya 30rb! Sekarang kebalik seiring jutaan usernya, minimal belanja 90rb subsidi ongkirnya hanya 20rb.  👌 Kalau pas momen tanggal dobel, 11 11 atau 12 12 minimal belanja cuma 50rb. #ahmacamdutashopeeaja.
  2. 🛒 https://www.salestockindonesia.com/ Ini situs belanja khusus fashion aja, nggak yang sampai alat rumah tangga ada. Sale Stock ini juga udah lama, saya nggak sering beli, tapi ya beberapa kali. Tapi sekarang range harganya kayaknya naik, mungkin karena udah masuk di tipi.
  3. 🛒 https://www.salestockindonesia.com/ Ini situs belanja khusus fashion aja, nggak yang sampai alat rumah tangga ada. Sale Stock ini juga udah lama, saya nggak sering beli, tapi ya beberapa kali. Tapi sekarang range harganya kayaknya naik, mungkin karena udah masuk di tipi.
  4. 🛒 https://www.littlethingshewear.com/ Ini saya beli cuma sekali, tapi puass. Nemu di akun IG, ini jualan perhiasan anak-anak dan sekarang ada yang buat dewasa juga. Harganya bagi yang berkantong tebal sih mungkin murah, tapi bagi saya mungkin cukup sekali beli aja. Hehe. Modelnya lucu-lucu, tapi saya merasa harus beli disini karena fungsinya, ANTI HILANG!
  5. 🛒 https://www.jd.id/Saya belum pernah beli di sini, tapi rencana mau beli di sini. Saya seneng situs ini HANYA karena warna dominannya adalah merah. Hehe. Di akun officialnya, juga menjual berbagai barang, yang lucu adalah icon situsnya yang mirip little pony. Boneka icon yang dijual lucu-lucu.

Itu dia 5 situs belanja favorit saya, masih ada banyak kan sebenernya situs belanja, ada Bukalapak, Tokopedia, Zalora, Aliexpress, dll. Apalagi sekarang semua brand punya situs resmi sendiri, seperti Matahari atau Elizabeth. Mau belanja online? nggak usah khawatir cara bayar, sekarang semua sudah lengkap nggak melulu melalui transfer bank, bayar di Alfamart/Indomaret bisa kok.

Salam Biru

 

5 Situs Belanja OKE